phone: 0821 4000 4020
e-mail: agsu16@gmail.com

Media Tanam Konvensional Untuk Taman Vertikal ( Vertical Garden )

Jika melihat tren yang berkembang saat ini, memang kebanyakan vertical garden sudah mengaplikasikan sistem hidroponik sehingga tak butuh lagi tanah sebagai media tanam. Walaupun masih tetap ada pula juga taman vertikal yang masih menggunakan sistem konvensional. Yaitu dengan cara meletakkan tanaman kedalam pot yang disusun pada rangka. Tentu saja untuk aplikasi sistem vertical garden konvensional seperti ini akan membutuhkan tanah sebagai media tanamnya. Lantas, bagaimana susunan media tanam yang tepat untuk taman vertikal? Apa cukup hanya dengan tanah? Anda bisa menyimak langkahnya di bawah ini agar tanaman tumbuh optimal serta tidak banyak air yang lolos terbuang dari pot.

Media Tanam Konvensional Untuk Taman Vertikal


Bahan-bahan yang dibutuhkan: 

  • Pot 
  • Tumbuhan kesukaan Anda 
  • Garden chips 
  • Potongan bata 
  • Coco peat, terbuat dari sekam kelapa, Anda bisa mendapatkan coco peat siap pakai di toko-toko tanaman hias, 
  • Tanah 
  • Pupuk organik 


Cara menyusun media tanam: 

  1. Pertama-tama, Anda harus membuat campuran yang disebut potting mix. Potting mix terdiri atas campuran coco peat, tanah, dan pupuk organik. Campur ketiganya dengan perbandingan 1:1:1 atau Anda dapat meletakkan pupuk organik lebih banyak daripada yang lain. 
  2. Sisihkan potting mix terlebih dulu. Lalu, masukkan garden chips dan potongan bata ke dalam pot. Kedua material ini berfungsi menahan air sehingga posisinya ditempatkan di bawah. 
  3. Tuang potting mix di atas garden chips dan bata. Jangan sampai penuh, cukup sepertiga pot. Masukkan tumbuhan ke dalam pot. 
  4. Tuang lagi potting mix hingga pot hampir penuh. Tekan hingga padat untuk memastikan tumbuhan dapat berdiri tegak. 
  5. Gunting cabang tumbuhan bila terlalu banyak. 
  6. Kini, tumbuhan untuk taman vertikal Anda telah siap. Gantung pot di rangka yang telah tersedia.